Surat Keterangan Terdaftar (SKT) Migas

Apa itu SKT Migas? Menurut Pasal 1 ayat 11 Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral No. 27 Tahun 2008 tentang Kegiatan Usaha Penunjang Minyak dan Gas Bumi, yang dimaksud SKT Migas atau Surat Keterangan Terdaftar Usaha Penunjang Migas adalah surat yang diberikan·kepada Perusahaan (perseroan) yang melaksanakan Usaha Penunjang Migas menurut klasifikasi usaha penunjang sesuai dengan kompetensi yang dimiliki.

Perusahaan penyedia migas memang perlu mendapat izin dan penilaian kualifikasi terlebih dahulu agar dalam kegiatan usaha nantinya berjalan sesuai prosedur dan standar yang ditetapkan oleh direktorat Minyak dan gas Bumui.

Maka dari itu, Surat Keterangan Terdaftar atau SKT-Migas diperlukan dan wajib dimiliki oleh perusahaan yang melaksanakan usaha penunjang migas.

Lalu bagaimana mendapatkan Surat Keterangan Terdaftar atau SKT-Migas? Mengenai keharusan bagi perusahaan yang bergerak di bidang minyak dan gas bumi untuk mendaftarkan data perusahaannya diatur di dalam Surat Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi No. 111/DJ/MIGAS/1974 tanggal 13 April 1974 jo. No. 7523/29.06/DJM.B/2003 tanggal 31 Desember 2003 tersebut.

SKT Migas dapat diperoleh dengan mengajukan permohonan kepada Dirjen Migas bagian Direktur Teknik dan Lingkungan. Adapun Dokumen yang harus disertakan dalam pengajuan permohonan SKT Migas adalah data perusahaan, meliputi:

  1. tenaga kerja termasuk tenaga teknik dalam jumlah yang cukup
  2. memiliki peralatan kerja yang dibutuhkan
  3. memiliki penguasaan teknologi
  4. memiliki modal kerja yang cukup
  5. Kinerja (performance) Perusahaan.

Seetelah dokumen yang diperlukan telah dipenuhi, akan ada verifikasi dokumen dan pemeriksaan lapangan. Adapun maksud dan tujuan adanya pemeriksaan lapangan adalah untuk memeriksasarana dan prasarana perusahaan. Apabila hasil dari pemeriksaan dan verivikasi dokumen memenuhi persyaratan, selanjutnya Dirjen Migas akan menerbitkan SKT Migas.

Demikian mengenai prosedur untuk mendapatkan Surat Keterangan Terdaftar SKT-Migas yang dikutip dari situs resmi HukumOnline.com yang perlu diperhatikan bagi Perusahaan Penyedia atau Pengadaan Gas di Indonesia. Semoga bermanfaat.

1 comment. Leave new

Thanks for shairng. What a pleasure to read!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 × 3 =