Prosedur Pembuatan Tanah Hibah Melalui Surat Wasiat

Prosedur Pembuatan Tanah Hibah Melalui Surat Wasiat

Prosedur Pembuatan Tanah Hibah Melalui Surat WasiatTanah Hibah merupakan salah satu bentuk tanah warisan yang akan diberikan oleh orang tua kepada ahli warisnya (anak-anaknya). Tanah hibah dapat diberikan ketika orang tua masih hidup, biasanya pemberian tanahn hibah seperti ini diberikan dalam bentuk tanah hibah wasiat. Oleh karena itu, pemberiannya harus melalui wasiat.

Hibah wasiat diatur di dalam pasal 957 Undang-Undang Hukum Perdata. Yang dimaksud hibah wasiat adalah suatu penetapan yang diberikan oleh pewaris kepada para ahli warisnya sejumlah barang atau benda tertentu baik yang bergerak maupun yang tetap dengan jumlah sebagian ataupun seluruhnya.

Untuk pembuatan wasiatnya sendiri diajelaskan di dalam Buku ke-2 Bab XIII Bagian Empat mengenai Bentuk Surat Wasiat KUHPerdata. Ada tiga bentuk surat wasiat seperti yang dijelaskan di bawah ini:

:

  1. Wasiat Olografis yaitu surat wasiat yang ditulis tangan serta ditandatangani oleh pewarisnya sendiri kemudian dititipkan kepada notaris.
  2. Surat wasiat dengan akta umum yaitu surat wasiat yang harus dibuat langsung di hadapan notaris
  3. Surat wasiat tertutup yaitu surat wasiat yang harus ditandatangani oleh pewaris baik yang ditulis sendiri ataupun yang ditulis oleh pihak lain yang diberi kewenangan, kemudian disegel.

Syarat-syarat dan prosedur pembuatan tanah hibah melalui surat wasiat untuk tanah hibah adalah sebagai berikut:

  1. Pembutan wasiat Olografis harus disaksikan oleh dua orang saksi. Pewaris menitipkan surat waris dan kemudian notaris menerbitkan akta penitipan wasiat atau surat waris yang ditandatangi oleh notaries, pewaris serta dua orang saksinya.
  2. Untuk pembuatan surat wasiat umum juga harus dihadiri oleh dua orang saksi. Surat wasiat ditulis langsung dihadapan notaries dan kemudian ditandatangani oleh pewaris, notaries da dua orang saksinya.
  3. Untuk surat wasiat tertutup diperlukan empat orang saksi. Surat wasiat yang diserahkan kepada notaries oleh pewaris harus disegel. Dan harus dijelaskan kepada notaries bahwa surat wasiat tersebut dibuat oleh nya sendiri atau orang lain dan ditandatangani oleh pewaris sendiri.
  4. Surat wasiat yang dibuat ketika kedu orang tua masih hidup harus mendapat persetujuan dari ayah dan Ibu.
  5. Surat wasiat harus yang dibuat atau dititipkan kepada notaris harus dibuat dengan akta otentik yang harus sesuai  dengan peraturan pada Pasal 1868 KUHPerdata

Demikianlah mengenai prosedur pembuatan tanah hibah melalui surat wasiat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

twenty − 19 =