Prosedur Ganti Nama

Prosedur Ganti Nama

Seseorang dapat saja sewaktu-waktu merubah nama anaknya atau namanya sendiri untuk kepentingan tertentu. Ganti nama pada dasarnya tidak ada larangan yang mengikat namun karena berhubungan dengan masalah kependudukan maka prosesnya harus mematuhi atuan undang-udang yang mengatur prosedur Ganti Nama. Peraturan Ganti Nama di ataur di dalam Pasal 52 UU No. 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan, menyatakan bahwa perubahan nama dilaksanakan berdasarkan penetapan pengadilan negeri tempat pemohon.

Atas perubahan namanya, pihak yang bersangkutan tersebut diwajibkan untuk mendaftarkan nama baru yang telah ditetapkan di pengadilan negeri kepada pihak yang berwenang dalam Catatan Sipil sebagai pihak yang menerbitkan akta Pencatatan Sipil, waktu yang ditetapkan paling lambat 30 hari sejak diterimanya salinan penetapan pengadilan negeri oleh Penduduk. Setelah pihak yang bersangkutan mendaftarkan nama barunya, pegawai Catatan Sipil selanjutnya akan membuatkan catatan pinggir pada register akta Pencatatan Sipil dan kutipan akta Pencatatan Sipil.

Adapun syarat dan tata cara pendaftaran penduduk dan pencatatn sipil adalah berupa dokumen-dokumen wajib yang harus dilampirkan saat pendaftaran nama baru sesuai ketentuan pasal 93 ayat (2) Peraturan Presiden No. 25 Tahun 2008 tentang Persyaratan dan Tata Cara Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil. Berikut adalah syarat-syarat dan tata cara yang harus dipenuhi.

Syarat:

  1. Salinan penetapan pengadilan negeri tentang perubahan nama
  2. Kutipan Akta Catatan Sipil
  3. Kutipan Akta Perkawinan bagi yang sudah kawin
  4. Fotokopi Kartu Keluarga
  5. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk

Tata-Tata Cara:

  1. Pihak Pemohon mengisi dan menyerahkan Formulir Laporan Atas Perubahan Nama disertai lampiran dokumen-dokumen yang disebutkan di atas kepada Instansi Pelaksana atau UPTD Instansi Pelaksana
  2. Pejabat Pencatatan Sipil kemudian membuat catatan pinggir pada register akta catatan sipil dan kutipan akta catatan sipil
  3. Perubahan nama selanjutnya akan direkam dalam database kependudukan

Meskipun perubahan nama telah di lakukan, akta kelahiran akan tetap sama dengan yang lama namun terdapat catatan pinggir dari petugas catatan sipil mengenai perubahan nama tersebut. Sehingga, dengan akta kelahiran tersebut, pemiliknya dapat mengurus perubahan nama pada KTP, sertipikat tanah dan surat-surat lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

nine − three =