Peluang Berbisnis Minimarket Dan Cara Mendirikannya

Apakah anda tertarik untuk berbisnis minimarket, bagaimana menurut anda? Jika anda tertarik dengan bisnis ini anda bisa memilih konsepnya dulu karena minimarket sendiri tipenya ada dua yaitu minimarket dengan desain dan nama sendiri (non-franchise) dan yang franchise. Jika anda sudah menyiapkan modal cukup dan tak ingin pusing dengan persaingan dan manajemen pasar, anda lebih baik memilih konsep yang kedua. Tapi anda harus menyediakan modal yang lumayan besar untuk memulainya sebagai konsekuensi di tahap awal bisnis.

Tapi jika anda ingin memiliki brand sendiri, tak ada salahnya jika anda berbisnis minimarket dari nol dengan memilih tipe non franchise. Resikonya, dalam operasional anda harus membuat manajemen sendiri mulai dari stok barang, pengaturan belanja, mengatur produk didisplay, SDM, inventory barang dan lain-lain. Apabila pengetahuan anda masih terbatas dalam hal manajemen bisnis ritel anda tak perlu khawatir karena kini sudah banyak jasa konsultan yang bisa membantu anda merealisasikan bisnis minimarket dengan modal kecil sekalipun.

Yang jelas bila anda memilih konsep minimarket yang pertama, anda akan untung besar karena anda tidak harus berbagai keuntungan dengan pemilik franchise. Anda bisa memastikan bahwa memulai minimarket non franchise modalnya jauh lebih rendah.

Tahap Awal

Bisnis apapun selalu ada awalnya dan jika berbisnis minimaret menjadi pilihan anda, silakan anda siapkan dulu tempat usaha untuk minimarket anda, luasnya bisa dari 50 m2 hingga 150 m2. kalau luasnya hanya 50 m2, pastikan bagian depan nya lebih dari 5 meter agar pengunjung bisa memarkir kendaraan mereka di depan minimarket. Selain itu lokasi yang dipilih juga harus strategis seperti di pinggir jalan yang ramai, di kompleks perumahan, dan di sepanjang jalan masuk menuju perumahan. Berikutnya anda harus mengurus perizinan dari aparat setempat misalnya dari RT, RW, Kelurahan hingga kecamatan, kemudian memproses permohonan izin usaha dari Departemen Perindustrian dan Perdagangan, SIUP, NPWP, TDP dan lain-lain. Yang terakhir adalah memperhitungkan biaya yang harus dibayar untuk setiap meter persegi. Perbandingan modal untuk sebuah minimarket berkisar dar 3- 4,3 juta/m2. Oleh sebab itu kalau luas minimarket yang akan didirikan sebesar 50 m2, setidaknya anda harus memiliki modal sebesar 200 jutaan untuk 20 rak.

Menentukan SOP

Berbisnis minimarket dengan brand sendiri berarti anda harus membuat manajemen sendiri yang oke. Manajemen yang anda buat akan meliputi aspek kepegawaian, inventory barang, tata ruang dan display produk, maintenance barang dan peralatan, dan pengelolaan keuangan. Kalau anda belum bisa membuat perencanaan, anda bisa mengetahui seluk beluknya dari buku-buku, kursus hingga training khusus.

Selain itu anda harus punya target penjualan harian yang jelas dan semua aliran uang masuk dan keluar harus ada catatannya. Nah agar minimarket rintisan anda booming penjualannya, di tahap awal anda bisa melakukan grand opening agar dikenal oleh umum. Berilah discount atau harga spesial agar banyak orang datang berbondong-bondong ke minimarket anda.

Sekian dulu bahasan hari ini tentang cara berbisnis minimarket, pastikan anda mematuhi semua aturan main dalam bisnis ini. Keuntungan besar siap menanti anda. Semoga sukses.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

nine + twelve =