Menghina lewat facebook, apakah bisa dipidana?

Facebook saat ini benar-benar sudah merambah kesemua kalangan. Mulai dari anak-anak kecil hingga para orang tua keranjingan yang namanya social media seperti facebook ini. Bahkan tak jarang dari mereka yang bisa putus dengan pasanganya atau bertengkar hanya karena status–status yang dibuat difacebook. Karena sast ini sepertinya facebook saat ini bukan lagi menjadi temppat utnuk berkomunikasi dengan teman-teman yang sudah lama tak kita jumpai, namun facebook juga bisa dijadikan sebagi ajang untuk tempat berkeluh kesah dan parahnya lagi saat ini facebook pun sebagai tempat untuk mencaci maki atau menghina orang. Dan sepertinay facebook sudah berlaih fungsi. Dan Menghina lewat facebook, apakah bisa dipidana ?.

Benar sekali, menghina lewat facebook yang bisa merugikan orang lain , itu bisa dipidankan dan sudah termasuk dalam kejahatan dalam dunia cyber. Apalagi jika hinaan tersebut merupakan fitnah-fitnah yang tak diketahui kebenarannya , yang akan mencemarkan nama baik orang lain dan merugikannya. Kalau anda sendiri, sedang mengalami kasus atau masalah seperti ini, maka anda pun bisa langsung melaporlkan masalah anda tersebut kekantor polisi terdekat yang ada dilingkungan anda , dengan membawa bukti-bukti atas penghinaan ataupun pencemaran nama baik yang sedang anda alami tersebut. Supaya polisi bisa menindaklanjuti masalah anda itu dan segera menangkap pelakunya. Dan meskipun penghinaan ataupun pencemaran nama baik itu dilakukan dalam dunia maya, namuan proses hukum dan delik dari penghinaan itu sama dasarnya dengan langkah hukum untuk penghinaan yang dilakukan pada umumnya.

Dan pasal yang bisa dijerat oleh pelaku penghinan tersebut adalah merujuk pada UUITE pasal 27 ayat (3). Yang berbunyi seperti ini “setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentrasmisikan dan/atau membuat dapat diakses informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik “ , dan ancaman pidana yang akan menghampiri pelakunya adalah maksimal 6 tahun penjara atau denda paling banyak Rp.1 milyar , berdasarkan pasal 45 ayat [1] UU ITE)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

15 − 14 =