Mencermati Perubahan Anggaran Dasar Perseroan Terbatas

Perseroan Terbatas adalah sebuah badan hukum yang terdiri dari persekutuan modal, pendiriannya didasarkan pada perjanjian dan usaha yang dilakukannya disesuaikan dengan modal dasar yang dibagi ke dalam saham-saham yang dimiliki oleh pemilik perseroan. Sebagai pemilik saham para pendiri PT diberi bukti surat saham sebagai bukti bahwa ia tutut menyertakan modal. Para pemegang saham memiliki tanggung jawab terbatas pada modal yang ia masukkan ke perseroan dan bila perseroan terkait dengan sebuah kasus utang piutang maka hal ini terlepas dari harta kekayaan para pemegang saham. Dengan demikian kita bisa melihat seberapa hebat sebuah PT dengan mengidentifikasi anggaran dasarnya.

Dalam sebuah anggaran dasar dicantumkan segala hal terkait kewajiban dan hak, tugas dan tanggung jawab seluruh elemen perseroan terbatas. Dengan demikian kita bisa menyimpulkan bahwa anggaran dasar PT menjadi bentuk konkrit dari badan hukum sebuah PT. Terkait Perubahan Anggaran Dasar Perseroan Terbatas, maka sesuai dengan UU No. 40 Tahun 2007, anggaran dasar dari sebuah PT harus berisi setidak-tidaknya :

  1. Nama dan kedudukan PT
  2. Tujuan didirikan dan maksud pendirian PT
  3. Lingkup usaha yang dilakukan oleh PT
  4. Lama waktu di mana sebuah PT didirikan
  5. Modal PT
  6. Segal hal yang terkait dengan saham (Nilai, jumlah, dan klasifikasi berikut hak dari setiap saham)
  7. Jajaran Komisaris PT beserta anggota direksinya
  8. RUPS berikut cara-cara di mana RUPS diselenggarakan
  9. Cara untuk mengangkat, mengganti, dan memberhentikan anggota direksi serta dewan komisaris
  10. Cara-cara di mana laba digunakan dan dividen dibagikan

Perubahan Anggaran Dasar Perseroan Terbatas

Dalam melaksanakan lingkup bisnisnya, sebuah PT bisa saja melakukan perubahan pada Anggaran Dasarnya. Tetapi perubahan apapun yang dilakukan dalam anggaran dasar harus dilakukan dengan sepengetahuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Bila ternyata PT tersebut berstatus pailit, anggaran dasar yang akan dirubah hanya bisa dilakukan bila sudah disetujui oleh kurator.

Pada kenyataannya Perubahan Anggaran Dasar Perseroan Terbatas berarti pula perubahan status badan hukum sehingga persis seperti ketika PT didirikan, maka anggaran dasarnya harus disetujui oleh Menteri Hukum dan HAM. Anggaran dasar yang dirubah dengan persetujuan menteri memuat informas sebagai berikut :

  1. Nama PT dan/atau tempat kedudukan PT yang dirubah
  2. Dirubahnya data terkait maksus, tujuan dan lingkup bisnis PT
  3. Dirubahnya lama waktu pendirian PT
  4. Dirubahnya informasi terkait besaran modal PT
  5. Dirubahnya informasi tentang modal ditempatkan dan modal disetor yang seluruhnya dikurangi
  6. Dirubahnya status PT tertutup menjadi PT terbuka dan sebaliknya

Perubahan Anggaran Dasar Perseroan Terbatas dinyatakan berlaku semenjak tanggal penerbitan Keputusan Menteri perihal Dirubahanya Anggaran Dasar. Hal-hal di luar ke enam hal di atas seandainya ingin ikut dirubah maka bisa saja dilakukan, hanya saja tidak harus disetujui oleh menteri tetapi cukup diberitahukan saja kepada menteri.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

two × 2 =