Kantor Perwakilan Perusahaan Asing di Indonesia

Sahabat semua selamat berjumpa kembali di blog Bimara Solusindo, kami akan membantu anda melengkapi semua legalitas hukum, kelengkapan dokumen, hingga pengurusan ijin-ijin khusus untuk kelancaran bisnis anda. Pada postingan kali ini tema yang kita perbincangkan adalah perihal Posisi dan Peran Kantor Perwakilan Perusahaan Asing di Indonesia. Dalam hal ini ketika sebuah perusahaan asing berkeinginan untuk membuka kantor perwakilannya di Indonesia, maka yang harus ia pilih bukanlah kantor cabang, tetapi sebuah Kantor Perwakilan (KPPA).

Perusahaan asing tersebut tidak boleh keliru karena pendirian kantor cabang lebih ditujukan untuk kepentingan bisnis secara independen seperti yang dilakukan oleh perusahaan induk. Berbeda dengan kantor perwakilan yang pendiriannya lebih bersifat promosi, melakukan survey hingga menutup kontrak untuk kantor pusat. Singkatnya begini, sebuah Kantor Perwakilan Perusahaan Asing yang didirikan di Indonesia maka lingkup pekerjaannya meliputi :

  1. Pekerjaan promosi, perkenalan dan meningkatkan pemasaran produk-produk dari kantor pusatnya, selebihnya ia berperan menerangkan serta memberi petunjuk atas penggunaan juga pembelian produk terkait pada konsumen di dalam negeri.
  2. Melakukan riset pasar dan mengawasi penjualan di dalam negeri untuk lebih meningkatkan pemasaran produk dari kantor pusat.
  3. Melakukan riset pasar atas produk-produk yang diperlukan oleh kantor pusat dan memberikan deskripsi, petunjuk terkait syarat-syarat penjualan produk pada perusahaan di dalam negeri.
  4. Melakukan penutupan kontrak untuk dan atas nama kantor pusat

Menurut Pasal 1 Keputusan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Nomor 22/SK/2001 Tahun 2001 tentang Ketenteuan Pelaksanaan Keputusan Presiden Nomor 90 Tahun 2000 tentang Kantor Perwakilan Perusahaan Asing, disebutkan bahwa peran Kantor Perwakilan Perusahaan Asing di Indonesia hanya terbatas pada hal-hal tertentu saja dan sama sekali tidak ditujukan untuk kepentingan ekonomis.

Untuk mendirikan Kantor Perwakilan Perusahaan Asing di Indonesia, pemohon bisa mengurus perizinannya ke Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (“BKPM”). Pendiriannya disesuaikan dengan Peraturan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Nomor 12 Tahun 2009 tentang Pedoman dan Tata Cara Permohonan Penanaman Modal (“Perka BKPM No. 12/2009”).

Pemohon mendaftar ke BKPM untuk selanjutnya mengisi formulir Model KPPA seperti yang sudah diatur dalam Perka BKPM No. 12/2009 tadi. Dokumen yang harus tersedia meliputi :

  1. Anggaran Dasar dari Perusahaan asing yang akan didirikan kantor perwakilannya di dalam negeri
  2. Surat Penunjukan dari perusahaan asing terkait
  3. Fotocopy paspor (WNA) dan KTP (WNI) Representative Executive
  4. Surat keterangan yang menyatakan kesediaan tinggal dan bekerja hanya sebagai Representative Executive saja
  5. Surat Kuasa apabila permohonan tidak diajukan oleh manajemen perusahaan asing terkait

Demikian pembahasan kita kali ini tentang cara mendirikan Kantor Perwakilan Perusahaan Asing di Indonesia. Semoga bermanfaat.

1 comment. Leave new

Dear Bapak ibu

Terima kasih atas pencerahannya mengenai KPPA, saya ingine bertanya kalau cara menutup ato mengakhiri KPPA bagaimana?terima kasih

Salam
andri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

two + eight =