Info Status Hukum Kawin Lari

Menikah secara sah adalah yang dlaksanakan oleh pasangan yang telah berusia 21 tahun dan mendpat persetujuan dar oeang tua. Pernikahan harus di restui oleh wali nikah yaitu orang tua. Wali nikah harus menghadari saat ijab Kabul di laksanakan. Dan apabila wali nikah yang seharusnya hadir tidak ada di karenakan telah meninggal dunia atau ada halangan lain yang membuatnya tidak bisa hadir, maka harus ada wali nikah pengganti yang berasal dari keluarga kandung wali nikah yang seharusnya, mialnya kakek (ayah dari ayah si calon mempelai), kaka dari ayah atau ibu dan keluarga laki-laki lainnya yang masih dalam garis keturunan dengan ayah mempelai.

Pasal 6 Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan menegaskan bahwa bagi seseorang yang belum berusia 21 tahun harus mendapat izin atau restu dari kedua orang tua jika akan melangsungkan pernikahan. Bila seseorang ingin menikah di bawah usia 21 tahun, maka harus di bicarakan baik-baik dengan pihak orang tua.

Itulah sekilas mengenai perkawinan yang di atur di dalam undang-undang No. 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan yang sah yang di akui hukum. Lalu bagaiman dengan status perkawnan lari?

Kawn Lari merupakan perkawinan yang di lakukan oleh dua pasangan yang dilakaukan tanpa sepengetahuan orang tua dari kedua pihak, yang terjadi akaibat tidak mendapatkan restu dari kedua orang tua masing-masing dari kedua belah pihak atau salah satu dari mereka. Kawin lari yang di lakukan tanpa izn kedua pihak orang tua dan di lakukan di bawah usia 21 Tahun maka mengacu pada peraturan pasal 6 ayat 5 dan ayat 6 UU Perkawinan.

Apabila ada perselisihan pendapat antara orang tua dengan wali maka pengadilan daerah di tempat tinggal pihak yang akan melangsungkan pernikahan dapat memberkan izin kepada pasangan tersebut untuk melangsungkan pernikahan, dengan syarat bahwa pengadilan tersebut sudah mendengar tentang masalah di antara orang tua atau wali dari kedua pihak yang akan menikah tersebut. Jika demikian terjadi, artinya Pengadilan yang akan membuat penetapan izin menikah.

Demikian mengenai Kawin Lari yang harus dipertmbangkan berdasarkan hukum. Namun, selagi masih ada kesempatan bahwa orang tua akan memberkan izin dan dapat di bicarakan baik-baik, maka sebaiknya tetap laksanakan pernikahan atas izin orang tua dan di usia 21 tahun.

1 comment. Leave new

Apakah berarti :
Jika kedua pasangan tsb sudah berumur 21th…apakah pernikahan lari tsb SAH2 SAJA secara HUKUM?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

11 − 6 =