Hak Waris Cucu yang Berstatus WNA

Hak Waris Cucu yang Berstatus WNA

Hak Waris Cucu yang Berstatus WNA

Bagaimanakah ketentuan hak waris cucu yang berstatus WNA ? untuk kasus seperti ini bisa diketahui ketentuannya degan mengacu pada isi Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Adapaun ketentuannya dijelaskan dalam Pasal 823 KUHPerdata yang menyatakan bahwa ahli waris adalah keturunan yang memiliki hubungan darah baik yang sah di mata hukum maupun yang di luar perkawinan atau pun suami atau istri yang tinggal bersama lebih lama. Jika tidak ada keluarga sedarah yang diketahui identitasnya maka seluruh harta menjadi hak Negara sebagai yang berwenang melunasi hutang orang yang telah meninggal dunia tersebut sesuai dengan jumlah peninggalan yang di tinggalkan.

Untuk siapa-siap saja yang mendapatkan hak waris di jelaskan dalam pasal 852 KUHPerdata yaitu terdiri dari anak atau keturunan yang dilahirkan dari perkawinan sebangsa atau pun beda kewarganegaraan berhak mendapatkan warisan dari ayah atau ibu kandung, kakek dan nenek sedarah atau keluarga sedarah lainnya dalam garis keturunan ke atas baik yang berjenis kelamin pria atau pun wanita tanpa mendahulukan usia.

Jadi seorang cucu dengan status WNA pun berhak mendapat warisan dari kakeknya yang telah meninggal dunia. Bila orang tua si cucuk ini yang tidak lain adalah anak dari kakeknya masih hidup, hak waris orang tuanya bisa dialihkan untuk anak mereka atau tepatnya si cucuk kakek tersebut. Ada pun mengenai penggantian hak waris ini menurut Prof. Subekthi, S.H bisa terjadi tanpa batas artinya tiap anak yang meninggal lebih dahulu hak warisnya akan di gantikan oleh semua anak-anak kandungnya begitu juga sebaliknya, bila pengganti dari hak waris salah satu ada yang emninggal akan di gantikan oleh anak-anak kandungnya masing-masing dan seterusnya.

Selaluin melalui pengganti hak waris, seorang cucu juga bisa mendapat warisan dari kakeknya melalui surat wasiat, baik yang WNI mau pun WNA. Di dalam surat wasiat ini dijelaskan beberapa pernyataan yang menjadi alasan mengapa seseorang, misalnya di sini adalah seorang cucu dikehendaki oleh kakeknya sebagai ahli waris namun kehendak ini dapat dicabut kembali oleh kakeknya.

Itulah mengenai Hak Waris Cucu yang Berstatus WNA. Jadi kesimpulannya tidak ada batasan atau larangan seorang cucu berstatus WNA untuk mendapatkan warisan baik warisan pengganti atau pun yang melalui surat wasiat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 × one =