Dapatkan Izin SNI Untuk AMDK Dengan Mengikuti Semua Prosedur Ini

SNI merupakan satu-satunya standar nasional yang berlaku di Indonesia, SNI adalah kepanjangan dari Standar Nasional Indonesia. Penetapan SNI dilakukan oleh sebuah panitia bentukan dari Badan Standarisasi Nasional. Lantas sudahkah anda tahu betul dengan apa yang disebut AMDK dan Izin SNI Untuk AMDK ?

AMDK merupakan kepanjangan dari Air Minum Dalam Kemasan yakni sebuah produk air minum berkemasan yang diproduksi oleh perusahaan tertentu yang pelaksanaan operasinya mengacu pada Surat Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan RI No. 705/MPP/Kep/11/2003. Dalam SK ini dijelaskan bahwa air minum berkemasan merupakan air yang sudah melampaui pemrosesan khusus sehingga layak minum. Di samping itu, air yang dipakai juga dinyatakan bersih untuk diproses menjadi Air Minum Dalam Kemasan.

Izin SNI Untuk AMDK akan diterbitkan setelah kualitas air baku yang dipakai dipastikan kualitasnya Dalam hal ini dengan mengacu pada SNI 01-3553-2006 kita bisa membedakan jenis air minum dalam kemasan ke dalam Air mineral dan air demineral. Air mineral adalah air minum berkemasan yang didalamnya sudah memiliki kandungan mineral alami tanpa penambahan dalam proses fabrikasi, air demineral adalah air minum berkemasan yang produk akhirnya diperoleh melalui proses pemurnian antara lain deionisasi, reverse osmosis, dan destilasi.

Untuk mengurus Izin SNI Untuk AMDK, khususnya SNI 01-3553-2006, maka dokumen yang harus anda serahkan antara lain :

  1. Resi atau Sertifikat Merk Produk
  2. SIPA (Surat Izin Pengambilan Air) baik kepunyaan sendiri ataupun yang dimiliki pemasok air
  3. Laporan hasil analisis air baku yang sudah diuji sesuai dengan ketetapan Permenkes 907 Tahun 2002
  4. NPWP, IUI, SIUP, TDI, dan TDP
  5. Badan Hukum Perusahaan

Selain itu harap dipastikan agar perusahaan yang dimiliki memiliki alat-alat laboratorium yang terdiri dari :

  1. Inkubator untuk Kalibrasi
  2. Turbidity meter untuk kalibrasi
  3. Conductivity Meter untuk Kalibrasi
  4. Otoclave untuk kalibrasi
  5. Alat Test Ozon untuk kalibrasi
  6. Timbangan digital untuk kalibrasi
  7. Peralatan mikro (cawan, tabung reaksi) untuk kalibrasi
  8. FH Meter untuk kalibrasi
  9. Peralatan gelas untuk kalibrasi
  10. Oven untuk kalibrasi
  11. Dan Inkubator

Sementara itu untuk menjamin Mutu maka harus diimplementasikan dokumen sistem yang mencakup :

  1. Pedoman Mutu
  2. Formulir Data Perusahaan
  3. Pedoman kerja
  4. Dokumen Mutu dan Form
  5. Formulir Permohonan dari SNI
  6. Dan Prosedur Kerja

Izin SNI Untuk AMDK mutlak harus dimiliki dan diaplikasikan oleh sebuah perusahaan sesuai dengan Kepmenperindag No. 705 MPP/Kep/11/2003 perihal Persyaratan Teknis Industri Air Minum dalam Kemasan dan Perdagangan. Bagaimana sahabat? Semoga anda bisa paham dengan semua penjelasan yang kami sampaikan di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

16 − 1 =