Cara Pergantian Nama Akte Kelahiran

Cara Pergantian Nama Akte Kelahiran

Cara Pergantian Nama Akte Kelahiran

 Cara Pergantian Nama Akte Kelahiran

Apabila terjadi kasus pergantian nama, tentu prosesnya harus mempertimbangkan peraturan yang berlaku. Lalu bagaimana dengan aturan dalam pergantian nama lama ke nama baru? Mungkin di antara anda masih ada yang bingung atau belum paham. Nah kali ini akan di bahas pergantian nama akte kelahiran. Pada dasarnya akte kelahiran memang sebuah dokumen yang mencatat mengenai tanggal lahir, nama orang tua dan nama si pemilik akte. Akte kelahiran juga disah kan oleh lembaga pemerintah pencatatan sipil. Sebagai dokumen penting, tentu isi identitas pemiliknya tidak boleh ada yang salah.

Berdasarkan peraturan dalam pasal 52 Undang-Undang No. 23 Tahun 2006 Tentang Administrasi Kependudukan, proses penggantian nama wajib di laporkan atau di konfirmasikan terlebih dahulu ke pengadilan negeri setempat untuk mendapatkan penetapan yang resmi. Setelah penetapan pengadilan negeri diterima yang selambat-lambatnya adalah dalm jangka waktu 30 hari, maka yang bersngkutan wajib melaporkan penetapan pengadilan ke Lembaga pelaksana Pencatatan Sipil. Setelah itu barulah akan dibuatkan suatu catatan pinggir pada pendaftaran akta pencatatan sipil serta kutipan pencatatan sipil.

Ada pun bila dalam proses tersebut didapati kesulitan, maka dapat menyerahkan kuasa kepada seorang memahami mengenai kependududkan dan catatan sipil misalnya Advokat yang diberi kuasa untuk mengurusnya.

Untuk masalah nama yang akan diganti besifat bebas dan tidak terikat. Maksudnya, nama yang hendak diganti tersebut tidak ditentukan bahwa harus mencantumkan anam belakang keluarga atau ayah. Bila penggantian nama pemohon sudah di tetapkan pengadilan, maka pemohon atau pun pejabat yang mengurusnya wajib mengikuti nama yang sudah di tetapkan di penetapan pengadilan tersebut. Jika terjadi tindakan penyelewengan atau memperlambat proses penggantian nama maka akan ada sanksi berupa denda paling banyak Rp 10 juta sesuai aturan Pasal 92 UU No. 23 Tahun 2006.

Demikian mengenai peraturan dan proses Penggantian Nama Akte Kelahiran. Oleh karena itu, segala bentuk perubahan pada dokumen catatan sipil sebaiknya dilakukan oleh pihak lembaga penyelenggara yang berwenang. Dan apabila terjadi suatu keterlambatan atau peraturan yang idak sesuai dengan yang telah ditentukan dapat dilaporkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

fourteen + 3 =