Cara Mendapatkan Dana dari Luar Negeri dan Dasar Hukumnya

Cara Mendapatkan Dana dari Luar Negeri dan Dasar Hukumnya

Cara Mendapatkan Dana dari Luar Negeri dan Dasar Hukumnya

Cara Mendapatkan Dana dari Luar Negeri dan Dasar HukumnyaUntuk dunia bisnis yang besar (Perseroan Terbatas) ada istilah “memperoleh dana dari luar negeri” yang bisa di dapat melalui 2 cara. Berikut ini lebih jelasnya mengenai kedua cara tersebut.

  1. Penanaman Modal Asing

Dalam hal ini, dana luar negeri yang diberikan dalam bentuk Penanaman Modal Asing diberikan sebagai modal Perseroan Terbatas Penanaman Modal Asing. Di sini, pemberi modal luar negeri menjadi salah satu pemegang saham dalam PT Penanaman Modal Asing ini wajib dalam bentuk perseroan terbatas berdasarkan hukum Indonesia dan harus berkedudukan di Indonesia juga. Modal Asing ini diberikan dengan cara peningkatan modal perseroan atau dengan membeli saham yang sudah ada dari pemegang saham PT tersebut. Untuk pembagian keuntungan dilakukan melalui pembagian deviden sesuai jumlah saham yang dimiliki investor asing. Pembagian dividen (profit sharing) dilakukan apabila Perseroan Terbatas Penanam Modal Asing memperoleh keuntungan bersih yang sudah dikurangi kewajiban penyisihan cadangan wajib.

  1. Melalui Pinjaman Luar Negeri

Di sini PT Penanam Modal Asing mendapatkan modal dari utang luar negeri yang pembagian keuntungannya diperjanjikan oleh para pihak yang kemudian di dokumentasikan dalam sebuah perjanjian utang-piutang yang mengikat sebagai undang-undang bagi pihak peminjam dan pemberi pinjaman.

Jadi dapat disimpulkan bahwa cara memperoleh dana dari luar negeri untuk kepentingan investasi dilakukan dengan 2 cara yaitu melalui Penanaman Modal Asing melalui pinjaman luar negeri yang diperoleh berdasarkan hukum Indonesia.

Bila dana luar negeri didapat melalui Foreign Capital Investment dasar hukumnya adalah sebagai berikut:

  1. Undang-Undang No. 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal
  2. Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas
  3. Peraturan Presiden No. 39 Tahun 2014 tentang Daftar Bidang Usaha Yang Tertutup Dan Bidang Usaha Yang Terbuka Dengan Persyaratan Di Bidang Penanaman Modal

Bila dana luar negeri diperoleh melalui Utang Luar Negeri harus berdasarkan hukum berikut:

  1. Undang-Undang No. 24 Tahun 1999 tentang Lalu Lintas Devisa Dan Sistem Nilai Tukar
  2. Surat Edaran Bank Indonesia No. 15/17/DINT Tahun 2013 tentang Pelaporan Kegiatan Lalu Lintas Devisa.

1 comment. Leave new

Saya membutuhkan dan tambahan modal kebetulan saya memiliki usaha dibidang industrial general trading – supplier kontraktor. saat ini saya mencari tambahan modal untuk mengembang usaha saya karena sekarang saya masih memakai modal sendiri dan terbatas.

Harap saya diberi solusi dan bagaiman cara saya dapat tambahan modal untuk usaha saya,

Terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 + fourteen =