Cara Membuka Apotek dan Mengurus Perizinannya

No Comments

Anda tidak harus memiliki ide besar untuk memulai sebuah bisnis, kalau anda pernah mendengar bahwa bisnis ini dan itu sangat menguntungkan, anda bisa mencobanya. Salah satunya adalah bisnis apotek atau toko obat. Di sini kita akan mendiskusikannya panjang lebar mulai dari Cara membuka apotek hingga persoalan lainnya yang berkaitan. Yang harus diingat, merintis bisnis itu membutuhkan perjuangan dan kesabaran, waktu yang akan mengatakan bila nanti bisnis anda akan sukses atau tidak.

Pembaca budiman, dalam artikel ini sengaja kami mengangkat isu tentang usaha apotek karena usaha ini prospeknya cukup menggiruakan. Selain itu menjalankan usaha ini tidak begitu sulit plus anda membantu banyak orang dengan menyediakan obat-obatan yang dibutuhkan. Banyak orang mencari obat di apotek, mengambil resep, hingga melakukan cek up di apotek karena jujur saja, harga jual obat di apotek jauh lebih terjangkau daripada obat di rumah sakit atau klinik.

Tahukah anda bahwa di masa depan bisnis ini akan semakin berkembang bila anda melakukan kerjasama dengan pihak perusahaan farmasi, dokter atau pihak rumah sakit. Kalau sudah begini anda akan punya pelanggan setia. Tapi ya itu, anda harus pelajari dulu Cara membuka apotek, baru setelah tahu ilmunya anda bisa segencar mungkin melakukan ekspansi bisnis.

Untuk mendirikan sebuah apotek anda harus menyiapkan dulu dokumen-dokumen berikut :

  1. Surat Permohonan izin usaha mendirikan apotek
  2. Surat Perjanjian Akta Notaris Apoteker dengan Pemilik Sarana apoteker
  3. Surat Pernyataan Apoteker dengan pernyataan tidak terlibat UU Kefarmasian bermaterai Rp. 6.000
  4. Surat Penugasan
  5. Surat Sumpah
  6. Ijazah Apoteker
  7. Surat Pernyataan Apoteker Tidak Bekerja di Apotek Lain Dengan materai Rp. 6.000
  8. Salinan KTP Pemohon
  9. Ijazah Asisten Apoteker
  10. Surat Penugasan Asisten Apoteker
  11. Surat Pernyataan Asisten Apoteker Bekerja Full Time di Apotek Terkait
  12. Surat Pernyataan Asisten Apoteker Tidak Bekerja di Apotek Lain dengan Materai Rp. 6.000
  13. KTP Asisten Apoteker
  14. SITU
  15. List Ketenagaan
  16. Foto ukuran 4×6 tiga lembar

Setelah semua dokumen ini anda siapkan, selanjutnya anda bisa memproses surat izin mendirikan apotek. Berikut ini adalah Cara membuka apotek setelah semua dokumen tadi terkumpul.

  1. Salinan akte Notaris
  2. Salinan KTP Pemilik dan Asisten Apoteker
  3. Salinan Ijazah dan Surat izin Kerja (SIK) Apoteker
  4. Salinan dokumen sewa gedung hingga masa 2 tahun dan salinan sertifkat
  5. Salinan SIUP
  6. Foto 3×4 sebanyak 3 lembar
  7. Salinan UCG/HO

Kini kita beralih mengurus perizinan ini. Singkatnya, alur yang harus anda lalui untuk mengurus perizinan mendirikan apotek adalah :

  1. Mengajukan berkas permohonan di loket pelayanan
  2. Pengecekan berkas
  3. Survey ke lapangan
  4. Penetapan SKRD
  5. Proses Izin
  6. Pembayaran di Kasir
  7. Penyerahan Izin mendirikan apotek

Perkiraan lama waktu pemrosesan izin mendirikan apotek adalah selama 14 hari sedangkan biaya perizinan yang dibebankan pada anda hanya sebesar Rp. 250.000 saja. Tidak begitu rumit seperti mendirikan bisnis lainnya bukan? So sekarang anda sudah tahu cara membuka apotek dan bisa memulainya hari ini.

Silakan Share Artikel Ini:
Previous Post
Untung Manis Dengan Berbisnis PAUD
Next Post
Peluang Berbisnis Minimarket Dan Cara Mendirikannya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.

15 − ten =

Menu