Bisnis Jasa Tour & Travel dan Cara Pendiriannya

1 Comment

Saat ini Pendirian Tour & Travel sedang booming, jika anda tertarik untuk membuat perusahaan jasa tour, kami harap informasi yang kami sampaikan di sini bisa membantu anda mempermudah segalanya. Urutan perizinan yang kami tulis di sini merupakan hasil pengalaman penulis sendiri yang dimulai dengan kunjungan ke kelurahan, menemui notaris, mengurus perizinan ke kantor pajak, kemudian dilanjukan ke Departmen Hukum dan Ham dan BPT (Badan Perizinan Terpadu).

Singkatnya, kami meringkasnya ke dalam enam langkah penting yaitu :

1. Mengurus pembuatan akte perusahaan

Bisnis yang akan anda dirikan mempunyai badan hukum oleh karena itu anda harus mengurus pembuatan aktenya lebih dulu. Secara umum informasi yang dimuat dalam sebuah akte antara lain nama perusahaan, bidang kerja perusahaan, nama pemilik perusahaan, modal perusahaan, modal yang disetor, penanggung jawab perusahaan misalnya nama direktur pertama, direktur, dan komisariat perusahaan.

2. Mengurus Surat Keterangan Domisili Usaha

Pengurusan dokumen ini dilakukan di kantor kepala desa atau kantor kelurahan di wilayah di mana perusahaan anda beroperasi. Setelah keterangan dari kelurahan terbit, selanjutnya dilanjutkan dengan pengurusan surat keterangan sejenis dari kantor kecamatan.

Anda diharuskan untuk menyalin akte perusahaan untuk memperolsh surat keterangan domisili. Daripada itu, nantinya anda akan sering ditanyai oleh staf di kelurahan bilamana tempat bisnis yang sedang anda urusi perizinannya ini milik anda sendiri atau bukan. Jika misalnya tempatnya bukan milik anda dan berstatus sewaan maka salinan dari perjanjian sewa menyewa akan diminta. Tetapi kalau tempat usaha itu dimiliki sendiri oleh anda, maka yang akan ditanyakan adalah salinan dari IMB dan sertifikat tanah. Selebihnya anda akan ditanya tentang pelunansan iuran PBB anda dan diminta memperlihatkan bukti pembayarannya.

Berdasarkan pengalaman kami, pengurusan Surat Keterangan Domisili Usaha ini dikenakan pungutan biaya. Total biaya yang dibebankan akan bervariasi dan ditentukan oleh masing-masing kantor kelurahan.

3. Mengurus NPWP untuk Perusahaan

Anda tidak bisa tidak harus mengurus NPWP perusahaan untuk membuat sebuah perusahaan. Persyaratan yang harus dipenuhi untuk mengurus NPWP antara lain surat keterangan domisili dan copy dari salinan akte perusahaan.

Ketika anda berkunjung ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP), biasanya anda akan diminta untuk menunjukkan salinan SK Menteri perihal Pengesahan Akte Pendirian Perusahaan. Tapi tergantung kantor KPP yang bersangkutan karena ada yang memintanya dan ada yang tidak karena ada juga yang cuma meminta SK Domisili dan akte.

Waktu untuk pembuatan NPWP tidak sampai berhari-hari, biasanya hanya memerlukan waktu satu jam. Jika berkas NPWP anda masukkan di siang hari, misalnya saja pada pukul 11 siang maka sebelum istirahat makan siang, sekitar jam 11.45 sudah bisa diambil.

4. Mengurus Surat keputusan Pengesahan Akte Pendirian Perusahaan di Departemen Hukum dan HAM

Anda akan memerlukan copy dari Akte Perusahaan dan Surat Keterangan Domisili untuk mengurus perizinan yang satu ini.

5. Pengurusan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)

Untuk mengoperasikan perusahaan jasa anda secara legal di wilayah NKRI, anda harus memiliki SIUP. Rata-rata pengurusan SIUP di banyak tempat tidak jauh berbeda.
SIUP bisa anda peroleh dengan urutan persyaratan berikut ini :

a. Meminta formulir pengajuan SIUP yang kemudian anda isi dengan dibubuhi materai dan cap perusahaan
b. Salinan akte pendirian
c. Salinan SK Menteri Hukum dan HAM terkait Pengesahan Akte Perusahaan
d. Copy Kartu Identitas Direktur Perusahaan
e. Copy NPWP Direktur
f. Copy Izin Gangguan (HO) untuk bidang usaha tertentu
g. Pas Foto Direktur (Dengan ukuran 3×4 sebanyak dua lembar dan harus berwarna)

6. Pengurusan TDP (Tanda Daftar Perusahaan)

a. Meminta formulir pengajuan TDP kemudian diisi dengan dibubuhi materai dan Cap Perusahaan
b. Salinan Akter Pendirian
c. Salinan SK Menteri Hukum dan HAM terkait Pengesahan Akter Perusahaan
d. Salinan Surat Keterangan Domisili Usaha
e. Salinan SIUP
f. Salinan Kartu Identitas Direktur Perusahaan
g. Salinan NPWP Direktur
h. Biaya materai sebesar Rp. 6.000 bila pengurusan TDP ini dikuasakan kepada orang lain

Secara umum itulah langkah-langkah yang harus anda lalui untuk mengurus perizinan Pendirian Tour & Travel. Semoga bermanfaat.

Silakan Share Artikel Ini:
Previous Post
Info Status Hukum Kawin Lari
Next Post
Langkah-Langkah Pembuatan IMB

1 Comment. Leave new

  • Dalam akte perusahaan di atas terdapat nama direktur dan komisaris. Kalau kedua nama tersebut sama, dengan kata lain dijabat oleh satu orang yang sama, apakah boleh? Saya masih bingung mengenai posisi direktur dan komisaris dalam perusahaan.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.

five × 1 =

Menu