Begini Cara Mengurus Surat Izin Usaha Perantara Perdagangan Properti

No Comments

Jika anda memiliki sebuah bangunan dengan luas yang cukup besar, disertai sarana dan prasarna yang tak terpisahkan dari bangunan tersebut maka anda memiliki harta berupa properti. Adapun perusahaan yang bergerak dalam bidang penyebaran informasi, konsultasi, pemasaran hingga penelitian dan pengkajian, perantara sewa menyewa dan perantara jual beli maka perusahaan tersebut dinamakan perusahaan perantara perdagangan properti. Bisnis ini pelaksanaannya diatur sesuai dengan perjanjian tertulis dari perintah pemberi tugas. Perjanjian tertulis ini dinamakan Surat Izin Usaha Perantara Perdagangan Properti yang penerbitannya dilakukan oleh lembaga sertifikasi.

Penerbitan Surat Izin Usaha Perantara Perdagangan Properti diatur dalam SK Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor : 33/M-DAG/PER/8/2000 Perihal Perusahaan Perantara Perdagangan Properti. Sebuah perusahaan perantara perdagangan properti memiliki kewajiban sebagai berikut, yaitu:

  1. Perusahaan harus memiliki setidaknya 2 orang spesialis dalam menjalankan operasional perusahaan
  2. Setiap kantor cabang perusahaan paling tidak harus memiliki satu orang tenaga ahli
  3. Untuk perusahaan yang menggunakan konsep waralaba dalam menjalankan usahanya maka diharuskan memiliki tenaga ahli dengan ketentuan :
  • Setidaknya dua orang untuk perusahaan yang menerima waralaba
  • Setidaknya satu orang untuk perusahaan yang menerima waralaba lanjutan

Terkait SK Menteri Perdagangan di atas maka untuk memperoleh Surat Izin Usaha Perantara Perdagangan Properti, seseorang harus mengajukan permohonan untuk memperoleh SPSIU-P4 (Surat Permohonan Surat Izin Usaha Perantara Perdagangan Properti). SIU-P4 adalah izin untuk melakukan aktivitas perantara perdagangan properti.

Untuk memperoleh SIU-P4 persyaratan dokumen yang harus dilengkapi antara lain :

  1. Foto Copy akta pendirian PT atau CV yang diterbitkan oleh notaries
  2. Foto Copy akta pendirian koperasi dan badan hokum yang sudah disahkan oleh pejabat berwenang
  3. Foto Copy aka pendirian perusahaan bila perusahaan itu berbentuk perorangan atau firma
  4. Foto Copy legalisasi badan hukum dari Departemen Hukum dan HAM bila perusahaan tersebut berbentuk PT
  5. Menyampaikan data daftar tenaga ahli setidaknya dua orang yang disertai :
  • Surat pernyataan sebagai spesialis di bidang perantara perdagangan properti dan tidak bekerjasama dengan perusahaan lain (diberi materai secukupnya).
  • Salinan dari sertifikat profesi
  • Daftar riwayat hidup atau Curriculum Vitae
  • Foto Copy KTP
  • Foto Copy KTP dan penanggung jawab perusahaan (2 lembar dan ukurannya harus 4×6 cm)

Sebagai catatan, semua dokumen yang difoto copy dan diserahkan harus bisa ditunjukkan dokumen aslinya karena akan dicek keabsahannya. Semua dokumen asli akan dikembalikan sesudah pemeriksaan selesai dilakukan. Dalam waktu 3 hari kerja semenjak permohonan SIU-P4 anda diajukan, maka :

  1. Akan dinyatakan sudah benar dan lengkap maka SIU-P4 anda akan diterbitkan dengan segera oleh PP dan Direktur Binus
  2. Jika dinyatakan tidak lengkap atau tidak sesuai maka akan diterbitkan sebuah surat penolakan yang disertai alasan oleh PP dan Direktur Binus.

Perusahaan yang permohonan SIU-P4 nya ditolak bisa kembali mengajukan permohonan untuk mengurus Surat Izin Usaha Perantara Perdagangan Properti dengan mengisi SPSIU-P4.

Silakan Share Artikel Ini:
Previous Post
Cara Mengurus Surat Izin Perluasan Industri
Next Post
Dapatkan Izin SNI Untuk AMDK Dengan Mengikuti Semua Prosedur Ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.

twenty − 1 =

Menu