Sertifikasi Produk Industri Rumah Tangga Pangan

Bagaimana cara mengurus Sertifikasi Produk Industri Rumah Tangga untuk memastikan agar produk yang dihasilkan terjamin kualitasnya dan bisa bersaing di pasar bebas sekalipun. Dalam hal ini pelaku UMKM diharuskan mengurus sertifikasi produk mulai dari Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) dan Sertifikat Halal. Ini adalah persyaratan khusus agar produk yang diproduksi bisa dijual bebas di pasaran.

Dengan memahami peraturan tentang Sertifikasi Produk Industri Rumah Tangga maka anda akan berupaya untuk menetapkan standarisasi produk UMKM anda agar sesuai dengan cara memproduksi produk yang aman, terutama produk pangan, agar bermutu dan layak konsumsi. Aturan tentang sertifikasi ini terdapat dalam Peratyran Kepala Badan POM RI Nomor HK.03.1.23.04.12.2205 Tahun 2012 mengenai Pedoman pemberian Sertifikat produksi Pangan Industri Rumah Tangga.

Dalam aturan ini anda diberi penjelasan secara mendetail perihal cara penanganan pangan dari mulai proses pemberian hingga proses pengemasan (from farm to table), hingga produk pangan yang diproduksi bebas dari kontaminan fisik (staples, rambut), kontaminan biologis (mikroba, jamur), dan kontaminan kimia (bahan membahayakan, pestisida). Sehingga aspek keamanan pangannya sudah terpenuhi. Untuk mengurus Sertifikasi Produk Industri Rumah Tangga ini, persyaratannya sebagai berikut :

  1. Meminta Formulir pengajuan SPP-IRT lalu isi dengan lengkap
  2. Mengisi Data Umum Perusahaan
  3. Salinan SIUP/TDP, kalau anda belum memiliki dokumen SIUP/TDP anda bisa mengurusnya di kantor Disperindagkop dan UMKM
  4. Surat Rekomendasi dari Puskesmas Terdekat
  5. Contoh Label/Kemasan
  6. Denah Lokasi IRT (sesuaikan dengan alamat tempat usaha anda)
  7. Jika usaha anda melakukan kemas ulang(Repacking) anda harus menyertakan salinan SPP-IRT produk yang dikemas ulang

Yang istimewa, semua prosedur pengurusan izin di atas sama sekali tidak dikenakan biaya alias gratis. Anda hanya tinggal datang ke Kantor Dinas Kesehatan Kota dan kemudian mengambil formulir Pendaftaran. Yang harus diperhatikan, sesudah anda mengisi formulir pendaftaran, nanti akan ada petugas dinkes yang melakukan survey langsung ke lokasi usaha anda. Setelah anda disurvey, izin PIRT tersebut akan dikeluarkan setidaknya dalam waktu dua minggu. Dalam hal ini sertifikat yang diterbitkan terdiri dari dua jenis yaitu Sertifikat Penyuluhan dan Sertifikat PIRT.

Aturan sertifikasi adalah bentuk monitoring pemerintah untuk memastikan semua UMKM telah mematuhi prosedur produksi pangan. Sertifikasi ini sangat diperlukan mengingat semakin banyaknya produk pangan di pasaran yang diinformasikan mengandung Bahan Tambahan Berbahaya seperti pengawet, pewarna, pemanis, hingga pengenyal. Ada diantara zat-zat ini yang penggunaannya masih diperkenankan hingga batasan tertentu. Tapi terkadang ada produsen nakal yang tidak mematuhi aturan ini dengan mengganti Bahan Tambahan Pangan ini dengan substitusi lainnya yang tidak diperuntukkan untuk bahan pangan. Dengan adanya Sertifikasi Produk Industri Rumah Tangga ini, pengusaha semakin sadar untuk tidak memakai bahan berbahaya dalam produk yang mereka hasilkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

twenty + fourteen =