Apa Itu Izin Gangguan atau HO, Baca Di Sini Selengkapnya

Bagi mereka yang pola berpikirnya luas, membangun usaha sendiri adalah pilihan paling masuk akal. Selain memiliki sumber penghasilan sendiri, anda juga turut membantu menciptakan lapangan kerja bagi orang lain. Mulia sekali bukan? Tapi jenis usaha apa yang anda jalankan? Dan apakah usaha anda sudah didirikan sesuai prosedur serta mendapat zin tempat usaha (HO) ? Kalau belum mari kita bahas dulu di sini apa itu izin gangguan usaha atau HO. HO adalah kepajangan dari ‘Hinder Ordonantie’ yaitu izin tempat usaha yang diberikan kepada badan hukum atau perorangan yang membuka sebuah usaha dengan kemungkinan menimbulkan bahaya dan gangguan pada masyarakat sekitar dan lingkungannya.

HO atau Surat Izin Gangguan adalah aturan yang diwariskan dari masa colonial Belanda yang penerapannya masih dilakukan hingga kini. Dahulu HO diatur dalam Undang-Undang Gangguan (Hinder Ordonnantie Staatsblad Tahun 1926 Nomor 226). Jika tempat usaha anda belum memiliki Surat Izin Gangguan (HO) bisa dipastikan anda akan mengalami kesulitan saat harus mengurus perizinan lainnya yang anda butuhkan. Oleh karena itu segeralah urus dokumen ini agar di kemudian hari bisnis yang dijalankan tidak menemui banyak kendala.

Pembaca sekalian, Status dari Surat Izin Gangguan (HO) ini bagi anda adalah untuk memperlancar keluarnya perizinan lain, sedangkan bagi masyarakat di sekitar tempat usaha anda, fungsinya lebih sebagai jaminan perlindungan dari pemerintah bahwa usaha yang anda jalankan tidak akan menimbulkan kerugian, bahaya, ataupun gangguan. Jika usaha anda sudah memiliki izin gangguan maka anda harus memperbaharuinya lagu 3 tahun berikutnya. Hal ini diatur dalam Pasal 9 Perda 15. Bila pun anda sudah mempunyai izin gangguan, ini tidak berarti anda bisa menjalankan bisnis anda sekehendak anda sendiri karena bila terjadi sesuatu yang berdampak pada munculnya gangguan maka izin ini bisa dicabut. Misalnya saja jika anda merubah luas lahan usaha, merubah waktu operasi, mengembangkan kapasitas usaha, dan lain-lain. Untuk lebih jelasnya tentang apa itu izin gangguan atau HO, anda akan kami bantu untuk mengetahui langkah demi langkah pengurusannya. Berikut adala persyaratan untuk mengurus Surat Izin Gangguan (HO) :

  1. Salinan KTP Pemilik Usaha
  2. Salinan NPWP Badan Usaha
  3. Salinan Akte Pendirian Perusahaan jika usaha anda berbadan hukum
  4. Salinan Akte Kepemilikan Tanah dan/Atau Bangunan atau Perjanjian Kontrak dan/Atau Bangunan
  5. Hasil Analisa Potensi Gangguan yang diterbitkan SKPD (Hanya untuk Toko Modern hingga Pusat Perbelanjaan).
  6. Surat Rekomendasi dari Instansi yang Berkaitan
  7. Salinan Dokumen IMB
  8. Surat Kuasa Jika Pengajuan Surat Izin Gangguan ini dibebankan kepada pihak ain
  9. Surat Persetujuan Tetangga
  10. Surat Keterangan Lokasi Tempat Usaha
  11. Bukti Pelunasan PBB Terbaru

Masa berlaku Surat Izin Gangguan ini adalah 3 tahun dan setelah periode ini habis, anda harus memperbaharuinya kembali. Berikut adalah cara untuk memrproses perpanjangannya :

  1. Salinan KTP pemilik tempat usaha
  2. Salinan NPWP Badan Usaha
  3. Salinan Akte Pendirikan Perusahaan jika Usaha yang didirikan memiliki badan hukum
  4. Salinan dokumen IMB
  5. Surat Kuasa Jika Perpajangan Surat Izin Gangguan ini dibebankan kepada pihak lain
  6. Surat Keterangan Lokasi tempat usaha
  7. Bukti Pelunasan PBB terbaru
  8. Dokumen orisinil dari HO lama

Peraturan ini seringkali dianggap sepele oleh sebagian usaha dan diabaikan sama sekali. Yang lebih parah ada pihak tang memperolehnya tanpa prosedur sebagaimana mestinya. Jadi jangan kaget kalau di waktu tertentu usaha anda akan dikeluhkan oleh masyarakat sekitar. Baik pembahasan tentang apa itu izin gangguan atau HO kami cukupkan sampai di sini, silakan tunggu postingan berikutnya yang cakupannya lebih luas lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

17 − fifteen =